SEMARANGUPDATE.COM – Fenomena penipuan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali mencuat dan meresahkan masyarakat.
Menyikapi perihal tersebut, Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti angkat bicara dan menegaskan bahwa tidak ada jalur unik untuk lolos menjadi aparatur sipil negara.
Menurutnya, praktik penipuan nan mengatasnambakal pejabat wilayah tetap terjadi lantaran adanya oknum nan sengaja mencari keuntungan, serta pola pikir sebagian masyarakat nan tetap percaya bahwa kelulusan CPNS bisa “dibeli”.
“Kalau tetap ada nan berpikir bisa bayar untuk menjadi PNS, itu keliru. Di Kota Semarang perihal seperti itu tidak ada,” tegasnya, kepada awak media, kemarin.
Ia menekankan bahwa seluruh proses seleksi CPNS sepenuhnya menjadi kewenangan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pemerintah daerah, termasuk wali kota, tidak mempunyai kewenangan untuk meloloskan peserta dalam tahapan seleksi.
Lebih lanjut, Agustina memastikan sistem manajemen kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Semarang melangkah secara transparan dan akuntabel, tanpa celah intervensi dari pihak mana pun.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran pihak nan menjanjikan kelulusan CPNS, pengurusan jabatan, maupun jasa perizinan dengan hadiah uang.
“Kalau ada nan menawarkan support untuk mengurus CPNS, perizinan, alias kedudukan dengan hadiah uang, itu pasti penipuan,” ujarnya.
Agustina juga membujuk para calon peserta CPNS untuk mengandalkan keahlian diri sendiri melalui jalur resmi, dengan mempersiapkan diri secara matang dan mengikuti seluruh tahapan seleksi nan telah ditentukan.
“Kalau mau jadi PNS, ya ikut jalur resmi. Belajar, ikut tes, dan berdoa. Jangan mencari jalan pintas,” pesannya.
Ia menambahkan, pemerintah wilayah hanya memberikan support dalam corak pelayanan manajemen nan sigap dan bebas pungutan liar, bukan dalam corak intervensi hasil seleksi.
Dengan penegasan ini, Pemerintah Kota Semarang berambisi masyarakat semakin waspada terhadap beragam modus penipuan CPNS nan mencatut nama pejabat, sekaligus mendorong terciptanya proses rekrutmen nan bersih dan berintegritas. (*)
6 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·