Mod Minecraft Berisi Malware Meretas 116 Ribu Akun Pemain

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Mod Minecraft Malware — Game besutan Mojang, Minecraft telah rilis di tahun 2009 dan populer hingga kini di kalangan gamer. Kepopulerannya ini berhasil menciptakan beragam mod yang bisa digunakan pemain di dalam gamenya.

Namun, ada saja ulah nakal beberapa oknum yang buat para pemainnya merugi. Seperti yang satu ini, di mana salah satu mod berisi malware yang membobol hingga 116 ribu akun pemain.

Mod Minecraft Berisi Malware Retas 116 Ribu Akun Pemain

Mod Minecraft MalwareMalware berbahaya dibalik mod crippled ini

Lewat situs resmi McAfee, sebuah situs bernama WeedHack ditemukan pada tanggal 2 Juni 2026. Sekitar 116.464 kasus malware ditemukan saat riset ini diumumkan ke lini masa.

WeedHack rupanya telah beroperasi sejak bulan Januari 2026 dengan rata-rata 2 hingga 3 ribu korban baru setiap hari dengan exemplary berlangganan mulai dari harga 250 hingga 500 Dolar Amerika, yang mana hanya memerlukan akun Discord untuk mengaksesnya.

Malware ini menyebar lewat tutorial YouTube palsu dan SEO yang telah disusupi di beberapa mod Minecraft tertentu yang langsung muncul di paling teratas dalam hasil pencarian situs mod tersebut. Sasarannya cukup banyak, termasuk LiquidBounce, Meteor, dan Wurst.

Cara Kerja Malware

Mod Minecraft MalwareCara kerja malware tampak terstruktur

Malware ini bekerja dalam empat tahap jika berhasil diunduh oleh pengguna. Pertama, ia akan terhubung ke server yang tersembunyi dalam blockchain Ethereum untuk hindari penutupan situs.

Kedua, WeedHack akan menonaktifkan Windows Defender pengguna, kemudian menyematkan dirinya sendiri agar tetap bertahan ketika PC pengguna di-restart. Jika yang diserang pengguna berbayar, malware akan menyerang langsung akses lewat layar, webcam, hingga file-file penting korban.

Mod Minecraft MalwarePenampakan situs malware WeedHack

Sedangkan pada pengguna versi gratis, malware akan mengumpulkan kata sandi dan cookie korban yang tersimpan dari 36 browser, data-data Discord dan Steam, Crypto, bahkan ID Minecraft korban yang memungkinkan pelaku mengambil alih langsung tanpa memasukkan lagi kata sandi.

Namun ada hal tak terduga yang ditemukan McAfee, yaitu cara pengguna menggunakan malware tersebut. Hasil laporan ungkap sekitar 850 anggota grup Telegram di situs palsu itu mendokumentasikan hampir sebagian korban mereka adalah anak remaja, mulai dari video tidak senonoh, pemerasan, dan lainnya.

Saat artikel ditulis, grup Telegram itu telah ditutup namun tidak dengan promosinya; pelaku secara aktif bergonta-ganti domain jika domain lama ditandai. Jadi, berhati-hati dalam memakai situs yang tidak dikenal agar akun Minecraft-mu tetap aman ya, Brott!


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.

Selengkapnya
Sumber game
-->