Meski harga dikabarkan mengalami penurunan beberapa minggu terakhir, rasanya kondisi menjadi normal masih sekadar angan-angan belaka. Pasalnya, manufaktur DRAM sepertinya sudah kewalahan untuk menyiasati permintaan yang kian membludak.
Manufaktur RAM Hanya Sanggup Penuhi 60% Permintaan di Tahun Depan
Tidak cukup suplai untuk tahun depan?Semakin banyaknya permintaan untuk DRAM di industri AI mengisyaratkan kalau kelangkaan komponen ini akan terus terjadi. Seperti yang dilaporkan oleh Nikkei Asia kalau penyuplai DRAM terbesar di Korea Selatan dan Amerika hanya mampu penuhi 60% permintaan di tahun depan.
Brand besar seperti SK hynix, Samsung, Micron, dan YMTC sedang berusaha menaikkan jumlah produksi mereka dengan menambahkan lini produksi serta pabrik baru. Namun, membangun pabrik baru tentu bukan perkara yang cepat dan murah.
RAM untuk PC dan mobile terancam semakin langka?Kebanyakan dari permintaan yang dipenuhi berasal dari industri AI sehingga kebutuhan di sektor perangkat mobile dan PC semakin terlantar. Lini produksi baru dari para manufaktur juga dikhususkan untuk merilis memori bertipe HBM ketimbang DDR5.
Dalam laporan Nikkei, manufaktur perlu menaikkan jumlah produksi mereka sampai 12% selama kurun 2026 hingga 2027 untuk memenuhi permintaan yang terus datang. Jika kelangkaan ini tidak segera teratasi, bukan tidak mungkin kalau harga komponen seperti RAM dan lainnya akan terus mahal sampai beberapa tahun ke depan.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·